Perjalanan Ilmu Teknik Industri

Teknik Industri merupakan ilmu bidang teknik yang paling muda diantara bidang ilmu teknik lainnya. Selain daripada itu juga, munculnya teknik industri tidak lepas dari perkembangan ilmu-ilmu teknik dan interaksinya satu dengan yang lain.

Prinsip dari ilmu teknik dimulai dikembangkan di bidang akademi militer dan sangat terfokus pada pembangunan jalan raya dan jembatan. ilmu ini dahulu kala dikenal dengan Military Engineering atau Teknik Militer. Lalu seiring dengan berjalannya waktu, banyak dari konsep-konsep beserta prinsipnya yang diakusisi untuk penggunaannya dibidang non-militer karena dirasa sangat memberikan kontribusi yang  signifikan dalam masyarakat.

Sejak saat itu maka tepatnya pada sekitar tahun 1750 nama bidang ilmu Civil Engineering atau Teknik Sipil mulai dikembangkan untuk tujuan pembangunan yang berkontribusi pada masyarakat.

Engineering

Sejalannya dengan waktu, banyak penemuan-penemuan dan perkembangan teknologi bermunculan. penemuan abad ke 19 ini terutama berfokus didalam alat-alat mekanik yang kebanyakan pada saat itu menggunakan tenaga mesin. Penemuan-penemuan itu membawa suatu harapan bahwa mesin dapat pula digunakan untuk menunjang keperluan hidup masyarakat. Disinilah saat ilmu Mechanical Engineering atau Teknik Mesin mulai menjadi suatu ilmu baru yang bertujuan untuk mempelajari, mengembangkan dan menggunakan mesin untuk digunakan dalam kehidupan bermasyarakat.

Di abad penemuan atau “Enlightment Age” itu pula banyak penemuan yang tidak hanya memiliki basis pada bidang keilmuan mesin, tetapi banyak juga penemu – penemu seperti Thomas Alpha Edison yang memicu ilmu Teknik Kelistrikan atau Electrical Engineering untuk menjadi sebuah bidang ilmu.

Bersamaan dengan perkembangan di bidang mesin dan kelistrikan, pemahaman yang bertambah mengenai bagaimana terjadinya suatu benda dan perekayasaan material membuat Chemical Engineering atau Teknik Kimia menjadi suatu bidang ilmu yang dicari – cari karena hasilnya yang cukup signifikan dalam menghasilkan material-material seperti bensin, oli, dan coating perlindung material.

Setelah revolusi Industri dan tepat pada  abad ke 19, perkembangan di banyak bidang yang mencakup permesinan, pembuatan material, kelistrikan, dan pembangunan sipil membawa perubahan yang sangat besar.

The Industrial Revolution was a period from the 18th to the 19th century where major changes in agriculture, manufacturing, mining, transportation, and technology had a profound effect on the socioeconomic and cultural conditions of the times. It began in the United Kingdom, then subsequently spread throughout Europe, North America, and eventually the world.

-Wikipedia (http://en.wikipedia.org/wiki/Industrial_Revolution)

Perubahan yang eksplosif dari organisasi yang kecil menjadi sangat besar yang diakibatkan karena kecepatan perkembangan teknologi tersebut membuat tingkat kompleksitas, ledakan produksi , dan besarnya satuan manusia ataupun material menjadi naik secara drastis.

Untuk mengatasi hal ini, maka teknik pengaturan produksi secara massal ditunjang dengan konsep-konsep penting pada saat itu seperti halnya :

· Interchangeability of products

· Specialization of labor

membuat masyarakat mampu mengatasi pesatnya kemajuan teknologi dan perkembangan dalam masyarakat saat itu.

Through mass production the unit cost of consumer products was reduces dramatically. During the early part of this movement it was recognized that business and management practices that had worked well for small shops and farms simply were inadequate for large, complex manufacturing organizations. The need for better management systems led to the development of what is now called Industrial Engineering.

– Introduction to Industrial & System Engineering

Seperti kutipan tersebut, adanya ledakan teknologi dan perkembangan membawa pada terjadinya Industrial Engineering atau Teknik Industri.

Industrial Engineering emerged as a profession as a result of the industrial revolution and the accompanying need for technically trained people who could plan, organize and direct the operations of large complex systems. The need to increase efficiency and effectiveness of operations was also an original stimulus for the emergence of Industrial Engineering.

– Introduction to Industrial & System Engineering

Sehingga dapat kita simpulkan bahwa teknik industri bertujuan untuk menjadi jembatan bidang teknik-teknik lainnya dalam cakupannya membuat pengorganisasian suatu manufakturing atau jasa menjadi lebih optimal, efficient, dan produktif.

REFERENSI PENULISAN:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s